Selasa, 11 Juni 2013
1) Pengertian Dampak Terhadap Lingkungan
2) Komponen-Komponen Lingkungan
Upaya Kelola Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) merupakan uraian kegiatan pengelolaan dan pemantauan yang bersifat operasional. Pengelolaan dan pemantauan yang dilakukan adalah pada dampak yang dapat timbuI, berupa:
1) Dampak Sosial
Alat Penunjang Program Pemerintah
2) Dampak Ekonomi
Rabu, 10 April 2013
Jalan Menuju Kampus UNNES
Akibatnya, antrean panjang kendaraan tak terhindarkan, terutama pada jam-jam sibuk mahasiswa masuk kuliah dan saat masyarakat sekitar masuk kerja. Apalagi cuaca sekarang ini, yang kerap kali hujan mengguyur Semarang atas yang menjadikan kondisi jalan semakin parah dan itu menjadikan semakin lengkapnya serentetan penderitaan pengguna jalan. Dan fasilitas penerangan jalan juga minim sehingga membahayakan pengguna kendaraan yang melintas di malam hari. Kerusakan jalan menuju UNNES ini, juga diakibatkan struktur tanah yang bergerak.
Keadaan tanah suatu daerah sangat mendukung konstruksi bangunan yang berada di atasnya. Menurut saya jalan Trangkil ini tersusun atas material lepas (aluvium), seperti satuan batu lempung, satuan batu pasir, satuan breksi maupun satuan endapan gunung api. Sehingga tingkat pelapukan pada tiap satuan batuan itu sangat tinggi dan mengakibatkan ketebalan tanah yang sangat tebal tetapi memiliki sifat kurang stabil. Data dari peta lereng Kota Semarang menunjukan daerah ini merupakan kawasan dengan kemiringan rata-rata 10 - 70% dan masuk dalam kriteria miring yang sangat curam. Sedangkan dari peta zona kerentanan gerakan tanah Kota Semarang, daerah ini masuk ke dalam zona kerentanan terhadap gerakan tanah sedang. Kawasan ini juga kerap dilewati kendaraan roda dua, roda empat, baik kendaraan umum maupun kendaraan pribadi karena memang daerah ini dekat dengan lingkungan kampus. Beberapa faktor tadi dapat dikatakan cukup berperan dalam mendukung terjadinya kerusakan yang kerap terjadi di jalan ini.
Rabu, 27 Maret 2013
UNNES tanpa sepeda motor
Penerapan sepeda motor dilarang masuk kampus sejak Januari
lalu sekiranya masih menuai pro dan kontra di kalangan mahasiswa. UNNES
menerapkan kebijakan jalan kaki ke kampus dengan tujuan untuk mengurangi asap
kendaraan yang dihasilkan oleh kendaraan mahasiswa, tapi sama saja mungkin,,,,
karena bus pun juga menghasilkan asap. Fasilitas tempat parkir pusat yang
aksesnya terlalu jauh dari tempat kuliah para mahasiswa malah membuat mahasiswa
enggan parkir di tempat tersebut. Sampai sekarang para mahasiswa lebih memilih
untuk parkir di tempat terdekat dengan fakultas mereka. “Mungkin” kebijakan ini
belum berhasil di terapkan oleh UNNES karena hampir semua fakultas di sediakan
tempat parkir mahasiswa. Dengan begitu sama saja kaaan,, sebelum dan sesudah di
terapkan kebijakan tersebut, Cuma para mahasiswa masuk ke kampus bukan melalui
pintu atau gerbang utama, melainkan melalui gang-gang jalan kampung rumah
warga. “Mungkin” asap kendaraan bermotor masih saja ada di kampus UNNES. Sekiranya
UNNES perlu meninjau ulang mengenai kebijakan jalan kaki ke kampus ini . . . .
. Atau mungkin menerapkan kebijakan lain, yaitu penambahan dan penanaman
pohon-pohon hijau di kampus supaya asap kendaraan dapat berkurang. . . . . . .
SEKIAN.
Langganan:
Postingan (Atom)

